Category Archives: Humor

Plesetan Pepatah Lucu

1. bersatu kita teguh, bertiga kita Charlie’s Angles
2. Sepandai-pandainya tupai melompat pasti di sate juga
3. Bagai air di daun talas, kurang kerjaan banget ngamatin air di dedaunan
4. Ada gula ada semut. Ada semut disemprot pake Baygon. Ada banyak semut mati
5. Rajin Mangkal, Kaya
6. Air tenang jangan disangka tak ada buaya, tapi ada ikan paus lagi tidur siang
7. Bersatu kita teguh, bercerai kita ke Take Me Out
8. Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, yg enak2 pangkal paha, rame2 pangkal-an ojek
9. Ada ubi, ada talas. Ada budi, ada anduk
10. uang cucuran masyarakat jatuhnya ke DPR juga Read the rest of this entry

Kena Tilang

Pada awal pembicaraan ketika seorang pria ditilang oleh pak polisi
Apa salah saya Pak?
Saya pake helm, pake jaket, punya SIM, STNK bawa
Kenapa saya di tilang ?
Polisi menjawab dengan enteng..
Sebel aja gw liat lo..
Muter-Muter pake jaket dan pake helm
Tapi nggak pake motor.

Ciuman Khas Jawa Barat

CILEUNGSI = Ciuman Lengket Untuk Jaga Gengsi
CIAWI = Ciuman Manusiawi
CIBULAN = Ciumannya BUtuh Lanjutan
CIPANAS = Ciuman Paling Ganas
CISADANE = Ciuman Sayang Dari Ane
CITARIK = Ciuman Tarik Menarik
CIAMPELAS = Ciuman Ampe Perut Mulas
CIBUBUR = Ciuman BUru-Buru
CISALAK = Ciuman Saya Galak
CIAMIS = Ciuman Bau Amis
CIKINI = Ciuman Laki Bini Read the rest of this entry

Barack Obama Akan Berkunjung Ke Indonesia

Barack Obama setelah resmi terpilih menjadi PresidenAS diperingatkan untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Ini berkaitan dengan keamanan Presiden terpilih itu yang sudah mulai mendapatkan ancaman pembunuhan.
Anjuran ini diberikan oleh penasihat keamanan dan pihak FBI. Menurut hasil penyelidikan pihak keamanan kepresidenan, di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi yang dikhawatirkan mengancam keselamatan Obama.
Pemerintah Indonesia merasa heran dan tersinggung akan adanya warning terhadap Obama ini. Melalui Badan Intelejen Nasional (BIN) pemerintah Indonesia menanyakan kepada pihak FBI, bagaimana FBI bisa menyimpulkan bahwa di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi alias sniper?
Atas pertanyaan ini pihak FBI lalu mengirimkan daftar berisi ribuan nama orang yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi di Indonesia. Anehnya, kebanyakan pemilik nama itu ada di Jakarta dan Sumatera Utara.
Setelah diteliti oleh pihak BIN, ternyata nama yang disodorkan oleh FBI itu semuanya nama nama suku Batak. Lho, kok bisa? Semua nama yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi itu tak lain adalah nama-nama dengan nama belakang marga: SIANIPAR.
FBI membaca nama mereka sebagai SNIPER…

Menggunakan Uang Kelas untuk Kepentingan Pribadi

Amir adalah anak seorang pejabat negara yang bertugas dalam bidang keuangan. Kebetulan, Amir pun merupakan bendahara di sekolahnya.
Suatu hari, ia ketahuan menggunakan uang kelas itu untuk keperluan pribadi. Dipanggillah ia ke ruang guru.
Guru: “Mengapa kau gunakan uang itu untuk kepentinganmu sendiri? Padahal itu kan uang milik temanmu! Apakah kau sedang terdesak?”
Amir: “Tidak, Bu…”
Guru: “Lalu mengapa? (Amir hanya terdiam.) Cepat katakan! Jika tidak, akan saya laporkan kepada ayahmu!!”
Amir: “Laporin aja, Bu …, toh ayah saya yang mengajarkan saya.”

Kunjungan Studi Banding Pejabat Swiss

Beberapa waktu yang lalu beberapa anggota delegasi dari Swiss mengunjungi Indonesia untuk studi banding dan belajar untuk membuat sebuah Kementerian Kelautan di Swiss.
Ketika mereka mengutarakan hal itu, beberapa pejabat menertawakan hal itu, karena Swiss tidak memiliki laut.
Delegasi Swiss pun menjawab, “Kamikan belajar dari Indonesia. Buktinya kalian memiliki Departemen Hukum dan Departemen Keuangan…”

Penyakit Sapi Gila

Penyakit Sapi Gila

Ada dua ekor sapi, berbincang-bincang melalui pagar antara ladang mereka.
Sapi pertama berkata, “Aku berkata kepadamu, penyakit sapi gila ini benar-benar sangat menakutkan. Katanya penyakit itu menyebar cepat. Aku mendengar itu menjangkiti beberapa sapi di peternakan Johnson.”
Sapi yang lain menjawab, “Saya tidak khawatir, hal itu tidak mempengaruhi ayam seperti kita.”

 

Tikus Membunuh Anjing

Tikus Membunuh Anjing

Seorang pria masuk ke sebuah bar dan bertanya, “Apakah ada orang di sini yang memiliki Rottweiler di luar?”
“Ya, aku!” kata seorang biker, sambil berdiri, “Bagaimana?”
Pria itu berkata, “Begini, sepertinya ada tikus yang membunuhnya …”
“Apa yang kau bicarakan?!” kata biker serasa tidak percaya. “Bagaimana mungkin tikus kerdil kecil membunuh Rottweiler saya?”
Pria itu berkata, “Yah, tampaknya tikus itu terjebak di tenggorokan anjing Anda!”

 

Berikan Aku Ciuman Terakhirmu

Berikan Aku Ciuman Terakhirmu

Seorang preman berwajah garang sedang mengendarai motor Harleynya, ketika melewati seorang gadis cantik bergaun panjang yang sedang berdiri di atas jembatan layang.
Ia menghentikan motornya dan bertanya : “Apa yang sedang kamu lakukan?”
Jawab sang Gadis : “Saya ingin bunuh diri…”
Mengambil kesempatan ini sang preman berkata: “Kalau begitu sebelum kamu melompat, berikan saya ciumanmu yang terakhir.”
Sang gadis pun menciumnya. Setelah ciuman berakhir, sang preman dengan wajah berseri-seri berkata: “Mengapa kamu ingin bunuh diri? Ciumanmu begitu panas dan menggairahkan. Pasti banyak lelaki yg akan tergila-gila dengan ciumanmu ini.”
Dengan sedih sang gadis menjawab : “Saya ingin bunuh diri karena orangtua dan keluarga saya menentang saya berpakaian dan berdandan seperti wanita…”

Antara Cinta dan Kentut

Antara Cinta dan Kentut

 

 

CINTA dan KENTUT tidak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan = Menderita
Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu perasaan kita lega.
CINTA terkesan malu-malu tapi mau, KENTUT bikin malu-maluin baunya.
CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT tak berbau, bukan KENTUT namanya.
CINTA itu rapuh, KENTUT itu bau.
CINTA itu halus, KENTUT itu virus.
CINTA diam-diam membuat orang mabuk kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang mabuk kepalang.
CINTA bagi kebanyakan orang muda, “Ahhh, CINTA monyet…!”
KENTUT didepan banyak orang, “Sialan, monyet lu…!”
CINTA dan KENTUT sama-sama sering dicari:
Kalau sudah CINTA: “Dimana engkau duhai kekasih?”
Kalo sudah KENTUT: “Siapa nih yang KENTUT? Hayoo, ngaku gak…?!!!”
CINTA berlebih membuat orang terbuai, KENTUT berlebih membuat orang terkulai.
CINTA menyatukan persepsi, KENTUT menyatukan emosi.